Definisi Cinta Sejati
uHm…..
Compleks y klo ngomongin cinta sejati..
tapi bagiku…cinta sejati adalah cinta suami kepada istrinya…dan cinta sang istri kepada suaminya…yaitu cinta yang diberikan Allah yang menjadikan halal dalam ikatan pernikahan…Selanjutnya sebelum pernikahan hanyalah cinta semu dan hanyalah cinta semu dan tak layak disebut dengan cinta sejati..itu sih menurut pandanganku…
Suatu hari aku jatuh cinta ma seseorang, sebut saja namanya Affan. Sebelumnya aku tak mengenal dirinya, begitu juga sebaliknya. Entah apa yang membuat aku jatuh hati padanya. Mungkin dulu untuk seusiaku yang masih 17tahun belum cukup tahu banyak hal dan tak peduli apapun. Yang aku tahu, aku pengen punya pacar yang tinggi seperti gambar tokoh di komik2. Kesannya satu aja, yaitu aku ngrasa lebih terlindungi.. Konyol bukan, cuma karna terobsebsi punya cowok yang tinggi dan setelah aku menemukannya aku menganggap dia pelindungku. Dan waktu itu, aku ngrasa dia pasti jadi milikku, dan keinginanku itu menjadi kenyataan.
Aku menganggapku padanya adalah cinta yang tumbuh pada pandangan pertama. Bagiku, dia adalah pelindung dan semangatku. Aku ngrasa dialah cinta sejatiku. Aku juga ngrasa seluruh hidupku bergantung padanya. Namun kenyataan berkehendak lain, setelah 2 1/2 tahun berjalan dia meninggalkanku. begitu ancurnya hatiku saat dia bilang, “Aku sudah menemukan seseorang yang sempurna bagiku.” Dia tak melihat tak ada lagi kesempurnaan di diriku, wanita yang brokenhome, penyakitan. Seolah2 kata2nya melecehkanku dan dirinya tak menginginkan lagi diriku. Ibarat habis manis sepah dibuang. Begitu banyak janji yang dia lontarkan padaku. Namun itu hanyalah omong kosong.
Apa yang disebut cinta sejati??? seperti cerita di ataskah???
Yang itu adalah cinta semu. Cinta yang buta. Cinta pada pandangan pertama itulah cinta yang hanya dilihat dari fisik semata. Dan seringkali ditemukan cinta pada pandangan pertama cuma kecantikan atau ketampanan seseorang. Yang pertama kali dilihat ya fisiknya doang!! Cinta yang begitu cuma cinta yang tak halal dan cinta yang menimbulkan masalah. Bukankah Allah tak menyukai cinta yang tak halal???. Allah juga tak menyukai kecemburuan yang tak halal seperti kecemburuan tanpa sebab oleh sepasang kekasih. Dan Allah lebih menyukai cinta yang halal, antara suami dengan istrinya, atau dengan seseorang dengan tunangannya.
Lalu gimana kamu menemukan cinta sejatimu???
Jawabanya hanya atas nama Allah. Ketika kamu merasa Aku cinta dia karna Allah mencintaiku. Aku cinta dia karna perasaan yang ada dihati ini diberikan Tuhan untukmu. Kamu takan menganggapnya sempurna dan kamu pula tak menggapnya tak sempurna. Cinta yang membuat kita semakin mencintai Allah itulah cinta sejati, sebab;
“Segala sesuatu yang diberikan oleh Allah akan kembali kepadanya”.
NALURI MENIKMATI KESENANGAN HIDUP
Tuhan menjadikan manusia itu berkeinginan: cinta syahwat terhadap wanita, anak pinak, kekayaan yang melimpah ruah dari emas dan perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Semuanya, adalah sekelumit kesenangan hidup di dunia; namun di sisi Allah ada tempat pulang yang sangat indah.
KEHIDUPAN YANG HAKIKI
Katakanlah: Apakah akan aku terangkan kepadamu sesuatu yang lebih baik dari itu semua? Untuk orang-orang yang bertakwa, oleh Allah disediakan syurga, untuk kesenangan jasmaniah yang di dalamnya banyak mengalir sungai-sungai. Di sana mereka akan tinggal selama-lamanya, dengan isteri-isteri yang suci murni, di samping keridhaan Allah untuk kebahagiaan rohaniah. Dan Allah Maha memperhatikan hamba-hamba-Nya.
SIFAT ORANG-ORANG YANG BERTAKWA. Ali Imran 14-15
Nikah, kuliah, kerja kenapa Engga???
aku punya cerita…
suatu ketika ada seorang gadis yang jatuh hati pada seorang lelaki dan sebaliknya, lelaki tersebut juga demikian jatuh hati pada gadis itu. Seperti anak muda zaman sekarang, mereka melepaskan rasa sayang mereka dengan pelukan dan ciuman mesra. Yah…seperti anak muda zaman sekarang, kadang kita terbuai dalam keindahan dunia, yang sebernya tak layak kita rasakan. Suatu ketika, mereka terlibat dalam masalah cinta, kecemburuan kemungkinan menjadi pemicunya.
setelah beberapa bulan berjalan, entah bagaimana ceritanya dan jadinya. Perasaan sayang tetaplah masih ada di gadis itu, dan begitu sebaliknya.
Tetapi mereka sadar hal tersebut bukanlah hal yang halal. Dan akan menimbulkan masalah dan dosa.
Nah mungkin sedikit cerita tersebut di alami oleh sebagian besar anak muda jaman sekarang. Sekalipun sedikit kemungkinan untuk mereka sadar seperti itu. Atau bahkan lebih parah lagi. Tanpa iman, mereka memuaskan nafsu mereka ke perzinahan dengan dalil kata cinta.
Bukankah seorang yang mencinta itu takan ingin orang yang di cintainya terluka. Dan membuat seseorang yang dicintainya kena azab dosa?? bukankah itu juga melukai orang yang kita cinta.
Perasaan itu dari Allah, sebab perasaan itu dari hati, dan hati itu milik Allah. Tapi bagaimana hati tersebut justru menimbulkan nafsu??
cinta dan seks adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan bagai cendikiawan dan buku. Namun sayang, cinta itu mrupakan jistifikasi yang membuat orang selalu terjebak pada perilaku zina.
Solusinya…
kenapa saja tak menikah aja…biar nggak nimbulin zina karna perasaan.
Suatu hari Abu Huraurah ra bertanya pada Rasullulah, “Wahai Rasullulah, aku adalah seorang pemuda. Aku takut berbuat zina, sedangkan aku tidak punya sesuatu yang aku pergunakan untuk menikahi wanita.
-
Arsip
- Maret 2009 (1)
- Januari 2009 (4)
- Desember 2008 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS


