Nikah, kuliah, kerja kenapa Engga???
aku punya cerita…
suatu ketika ada seorang gadis yang jatuh hati pada seorang lelaki dan sebaliknya, lelaki tersebut juga demikian jatuh hati pada gadis itu. Seperti anak muda zaman sekarang, mereka melepaskan rasa sayang mereka dengan pelukan dan ciuman mesra. Yah…seperti anak muda zaman sekarang, kadang kita terbuai dalam keindahan dunia, yang sebernya tak layak kita rasakan. Suatu ketika, mereka terlibat dalam masalah cinta, kecemburuan kemungkinan menjadi pemicunya.
setelah beberapa bulan berjalan, entah bagaimana ceritanya dan jadinya. Perasaan sayang tetaplah masih ada di gadis itu, dan begitu sebaliknya.
Tetapi mereka sadar hal tersebut bukanlah hal yang halal. Dan akan menimbulkan masalah dan dosa.
Nah mungkin sedikit cerita tersebut di alami oleh sebagian besar anak muda jaman sekarang. Sekalipun sedikit kemungkinan untuk mereka sadar seperti itu. Atau bahkan lebih parah lagi. Tanpa iman, mereka memuaskan nafsu mereka ke perzinahan dengan dalil kata cinta.
Bukankah seorang yang mencinta itu takan ingin orang yang di cintainya terluka. Dan membuat seseorang yang dicintainya kena azab dosa?? bukankah itu juga melukai orang yang kita cinta.
Perasaan itu dari Allah, sebab perasaan itu dari hati, dan hati itu milik Allah. Tapi bagaimana hati tersebut justru menimbulkan nafsu??
cinta dan seks adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan bagai cendikiawan dan buku. Namun sayang, cinta itu mrupakan jistifikasi yang membuat orang selalu terjebak pada perilaku zina.
Solusinya…
kenapa saja tak menikah aja…biar nggak nimbulin zina karna perasaan.
Suatu hari Abu Huraurah ra bertanya pada Rasullulah, “Wahai Rasullulah, aku adalah seorang pemuda. Aku takut berbuat zina, sedangkan aku tidak punya sesuatu yang aku pergunakan untuk menikahi wanita.
-
Arsip
- Maret 2009 (1)
- Januari 2009 (4)
- Desember 2008 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS


